DALIL-DALIL HADITS YG MENJELASKAN SAMPAINYA HADIAH PAHALA YG DIKIRIMKAN KPD ORANG YG TELAH MENINGGAL


1. Dari Aisyah ra. “Seorang laki2 bertanya kpd Nabi saw. “Ibu saya telah meninggal dunia secara mendadak dan tdk sempat berwasiat. Saya menduga seandainya ia dpt berwasiat, tentu ia akan bersedekah. Apakah ia akan mendapat pahala jika saya bersedekah, Nabi saw. menjawab “Ya” (HR. Muslim)

2. “Dari Abu Huroiroh ra, “Ada seorang laki2 bertanya kpd Nabi saw. “Ayah saya meninggal dunia dan tidak berwasiat. Apakah beliau akan mendapatkan kemanfaatan jika saya bersedekah atas namanya? Nabi saw. menjawab “Ya” (Sunan Ibnu Majah)

3. “Dari Ibnu Abbas ra, ada seorang laki2 bertanya kpd Nabi saw, “Wahai Rasulullah, ibu saya meninggal dunia. Apakah ia akan mendapatkan kemanfaatan jika saya bersedekah untuknya?” Nabi saw. menjawab “Ya”. Laki2 tersebut kemudian berkata, “Saya mempunyai kebun, saya mohon kepadamu wahai Rasulullah untuk menjadi saksi saya bersedekah atas nama ibu saya (HR. Bukhori)

4. “Dari Ibnu Abbas ra. ia berkata, ada seorang laki2 datang kpd Nabi saw. dan bertanya, “Ibu saya meninggal dunia dan mempunyai tanggungan puasa Ramadlan, apakah saya boleh mengqodlo’nya?” Nabi saw. menjawab “Ya, hutang kepada Allah lebih berhak untuk dilunasi” (HR. Bukhori)

5. “Dari Ibnu Abbas ra. ia berkata, ada seorang laki2 datang kpd Nabi saw. dan bertanya, “Saudara perempuan saya bernadzar berhaji namun ia meninggal dunia (sebelum melaksanakan nadzarnya)” Nabi saw. kemudian bertanya, “Apakah jika engkau mempunyai hutang akan membayarnya?” laki2 itu menjawab “Ya” Lalu Nabi saw. bersabda “Tunaikanlah hutang kpd Allah karena hutang kepada-Nya lebih berhak untuk dilunasi (HR. Bukhori)
Hadits ini menjelaskan bahwa nadzar haji dari orang yg mati bisa dilakukan oleh orang yg masih hidup, meskipun dia bukan anaknya.

6. “Dari Ali ra. Rasululllah saw. bersabda, “Barang siapa berjalan melewati pemakaman, lalu membaca surat al-ikhlas 11 kali dan menghadiahkan pahalanya kepada ahli kubur, maka ia akan diberi pahala sejumlah ahli kubur (HR. Abu Muhammad al-Samarqandi, Al-Rofi’i dan Al-Daruquthni)

7. “Jika ada sahabat dari kalangan Anshor meninggal dunia, mereka (para sahabat yg lain) berkumpul di depan kuburnya sambil membaca Al-Qur’an (Kitab Al-Ruh hal. 11)

semoga semua dalil hadits shohih ini bisa menjadikan pedoman bagi kita semua bahwa memang do’a dan amal baik orang yg hidup yg pahalanya diniatkan untuk orang yg telah meninggal dunia akan sampai kepadanya. ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s