Kalam Abuyya Al -Habib Sholeh Bin Ali Al-Atthas


“SHOLATMU ADALAH SEGALA-GALANYA”

Alhamdulillah. Sholawat dan salam tercurah kepada baginda Rasulullah SAW. Para sahabat dan penolong – penolong Rasulullah, serta orang–orang yang membela dakwahnya dari kaum anshar dan muhajirin. Dan orang-orang yang selalu mengikuti jejak–jejak beliau yang selalu beristiqomah dalam menempuh perjalanan yang penuh dengan kerusakan akhlaq aqidah yang melenceng dari rel-rel atau aturan–aturan baginda nabi muhammmad saw.Mereka inilah yang kelak akan di banggakan oleh rasulullah saw. di puji oleh Allah SWT sebagai orang – orang yang mengikuti jejak–jejak Rasulullah.

واعلموامعاشرالاخوان………
Pagi ini kita masih bisa di beri kesempatan oleh Allah Azza wajalla dapat berkumpul kembali bersama-sama menyebut nama-namaNya yang luhur, Alhamdulillah setelah kita bangun tidur lalu melaksanakan sholat subuh kemudian dilanjutkan talim, pagi-pagi kita ingat kepada Allah, Itu merupakan suatu kenikmatan yang diberikan oleh Allah yang patut kita syukuri. lalu bagaimana orang-orang yang pagi-pagi sudah disibukkan dengan urusan-urusan duniawi .
Allah SWT.memberikan kepada kita kefahaman dalam hal agama, menghilhamkan kepada kita jalan kebenaran dan melindungi kepada kita dari keburukan dari diri kita sendiri.
الصلاة عمادالدين………………..
Bahwa sholat adalah sebuah tiag penyangga agama dan fondasi yang paling penting dari kelima rukun agama,setelah syahadat. Dan kedudukan sholat dalam agama bagaikan kedudukan kepala dalam tubuh manusia, maka sebagaimana halnya manusia itu tidak mungkin bisa hidup jika tidak mempunyai kepala, maka begitu juga dengan halnya orang yang tidak mengerjakan sholat maka dia bagaikan orang yang tidak mempumyai agama.
Alhamdulillah kita minta kepada Allah semoga kita semua di golongkan termasuk orang-orang yang selalu menjaga sholat, dan mendirikan sholat, dengan khusyu didalamnya, dan selalu toat dan melaksanakannya dengan ikhlas hati dan melakukannya dengan sebaik-baikinya, karena dengan hal itulah Allah memerintahkan hambaNya, dan dengan hal tersebutlah Allah mensifati para hambanya didalam kitabNya, Allah berfirman dalam surat Al-baqarah :
238. Peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa[152]. Berdirilah untuk Allah (dalam shalatmu) dengan khusyu’. (QS.Al-Baqoroh:238)

[152] maksud Shalat wusthaa di ayat ini ialah shalat yang di tengah-tengah dan yang paling utama. ada yang berpendapat, bahwa yang dimaksud dengan Shalat wusthaa ialah shalat Ashar. menurut kebanyakan ahli hadits, ayat Ini menekankan agar semua shalat itu dikerjakan dengan sebaik-baiknya.
Dan Yang dimaksud dengan kata “sholat-sholat” diayat tersebut adalah sholat fardu lima waqtu, yaitu sholat duhur,asar, maghrib, isya, subuh, itu semua adalah sholat –sholat yang tidak boleh ditinggalkan oleh orang-orang muslimin wal muslimat dalam keadaan apapun juga selama kita semua masih memiliki akal yang sehat baik dalam keadaan sehat maupun dalam keadaan sakit yang parah.

Tetapi kebanyakan manusia sekarang malah sebaliknya “berapa banyak umat islam sedunia disetiap harinya yang tidak melaksanakan sholat” menunda-nunda sholat, mengahirkan waktunya sholat. kalau demikian halnya maka bagaimana kehidupan kita masing-masing sedangkan tiang yang menjadi segala sumber kekuatan kita robohkan, maka tak lain adalah timbul berbagai macam bencana yang akan melanda pada diri kita masing-masing, kita robohkan itu tiang kita hancurkan itu fondasi bagaimana kehidupan kita sehari-hari akan mendapatkan barokah dari Allah SWT sedang kan telah hancur itu sumber dari segala kekuatan. orang yang hidupnya sehari-hari dipenuhi dengan bermaksiat kepada Allah hidupnya tidak ada sama sekali berkah pada dirinya hidupnya serba kekurangan yang dia hadapi adalah kesusahan kesukaran yang telah menghadang dihadapanya NAUDZUBILLAH……………semoga kita minta dijauhkan dari hal yang demikian.

Dalam firman Allah yang berbunyi “والصلاة الوسطى” (sholat wusto)disitu adalah bermakna sholat asar.
خصهاالله بالذكرلزيادة الفضل والشرف Allah khusus menyebutkan sholat ashar karena sholat tersebut lebih utama dan lebih mulia kedudukannya, sebagaimana telah disebutkan dalam sebuah hadist shohih.
Sebagaimana yang kita tahu dari sebab turunnya wahyu diperbolehkannya sholatul khouf (sholat dalam peperangan) adalah bahwa kaum muslimin ketika itu sedang bersama-sama rasulullah SAW. Dalam suatau peperangan, disaat itu rasulullah sedang mengimami sholat dzuhur sebagai mana biasanya, sedangkan kaum musrikin berada dekat dengan kaum muslimin dan kaum musrikin mengintai mereka, lalu ketika kaum muslimin setelah selesai dari sholat dzuhurnya, sebagian dari kaum musrikin berkata: “jika tadi kita menyerang mereka ketika mereka sedang sholat maka kita pasti akan mengalahkan mereka ” kemudian dari yang lainnya menjawab “setelah sholat ini ada sholat lagi yang paling ia cintai dari pada nenek moyang mereka dan anak keturunan mereka ” Maka seketika dari hal tersebut turunlah malaikat jibril menghadap rasulullah dengan membawa wahyu tentang sholat khouf . demikianlah tentang betapa sangat besarnya keutamaan sholat ashar sehingga sampai kaum musrikin mengenalinya.

Dengan menghadirkan hati kita yang khusyu dan hudu’ bagai mana keadaan pada diri kita mulai dari niat kita, wudlu kita, hingga sampai takbirotul ihram mengangkat kedua tangan apakah kita sudah memenuhi persyaratan dari pada sarat-saratnya sholat. Maka dari itu dengan talim ini kita betul-betul minta kepada Allah kita termasuk di golongkan kriteria sebagai orang-orang yang toat melaksanakan perintahnya dan kita minta kepada Allah semoga dijauhkan dari golongan orang-orang yang melanggar perintahnya, dengan talim ini sedikit-sedikit kita terapkan dalam kehidupan kita agar kelak kita menjadi orang-orang yang berbahagia di dunia dan akherat. Allah berfirman dalam surat Ar-ruum :
31. Dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta Dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, (QS.Ar-Ruum:31)Makna “inabah” disini adalah kembali kepada Allah sedangkan makna “taqwa” adalah takut kepada Allah, dan makna ”mendirikan sholat” adalah mengerjakan sholat sesuai apa yang telah di perintahkan Allah SWT.dan orang-orang yang mengaerjakan sholat dengan apa-apa yang telah diperintahkan adalah termasuk dari golongan orang-orang yang beruntung yang telah di firmankan Allah dalam surat Al-Mu,minun :1&9
. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sholatnya sampai pada firman Allah taala Dan orang-orang yang memelihara sholatnya.
Allah SWT. mengecualikan mereka didalam ayat ini dari berbagai jenis manusia yang diciptakan keadaan mengeluh dan tidak bersabar ketika ditimpa musibah, dan amat kikir ketika ketika mendapat keluasan rezeki, lebih mementingkan hawa nafsu ketimbang menuruti perintahNya. Mungkin kita tidak merasa bahwa kita bermaksiat, maksiat lisan, telinga, badan, tangan, bukanya itu sholat mencegah kemungkaran tetapi malah menambah kemungkaran mungkin bagaimana……..ada apa di balik semua sholat kita……sedangkan Allah berfirman
”dan Dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan- perbuatan) keji dan mungkar. dan Sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Ankabut : 45)

Orang-orang yang benar-benar sholatnya sebagaimana sholat yang tekah di perintahkan oleh Allah SWT dan rasulNya maka sholat yang seperti ini adalah sholat yang akan mencegah dirinya dari hal-hal perbuatan yang di benci Allah.

Rasulullah juga bersabda ”sholatlah kalian sebagai mana kalian melihat aku sholat” jadi orang yang sholatnya mencontoh rasulullah seperti yang telah diajarkan oleh para ulama terdahulu dan sekarang, dengan mengikuti jejak-jejak ulama atau aslafuna sholeh, kita harus berpegang teguh dan jangan lalai, kita selalu berpegang teguh pada ajaranya dan keistiqamahanya dalam memelihara sholat.

Ketahuilah bahwa sholat itu mempunyai kriteria dua sifat yang terlihat dari bentuk dzohir dan bathin yang berupa hakikat. Dan sholatnya kita semua tidak akan dianggap sah atau sempurna kecuali dengan mendatangkan keduanya.

Disini yang di maksud dengan sholat yang dzohir adalah seperti berdiri,membaca bacaan sholat, sujud, dan lain-lainya, sedangkan yang dimaqsud dengan hakikat sholat yang besifat bathin adalah seperti khusyu’ melakukan sholat dengan ikhlas hati yang sempurna, serta memahami daripada makna bacaan Al-qur an dan lain-lainya. Tapi kadang kita orang yang sholatnya begini begitu sesuatu yang tadinya tidak teringat diluar sholat tapi ketika kita melakukan sholat itu perkara akan teringat didalam sholat, makanya kita berusaha sebisa mungkin khusyukan lah hati kita, menghadirkan hati. Jadi arti dari pada bentuk sholat yang berupa dzohir adalah pekerjaan tubuh dan anggota badan, sedangkan bathin sholat adalah hal-hal yang dilakukan oleh hati dan ruh, sedangkan hati dan ruh adalah tempat yang disitu Allah melihat dan menilai seorang hamba.

Al-Imam ghozali mengatakan bahwa perumpamaan seseorang yang sholat dengan melakukan amal dhohirnya saja akan tetapi dia lupa Denga hakikat yang bathin dari sholat itu, maka dia bagaikan seseorang yang memberikan sebuah hadiah kepada seorang kaisar yang agung berupa seorang dayang yang sudah mati tidak punya ruh, dan perumpamaan orang yang sholat dengan tanpa melaksanakan kewajiban-kewajiban sholat yang dzohir iatu bagaikan seseorang yang menghadiahkan seorang dayang yang cacat anggota badanya kepada seorang raja, maka seharusnya kedua orang tersebut dengan memberikan hadiah yang semacam itu, justru berhak orang tersebut mendapatkan hukuman dan siksaan dari sang raja karena penghinaan yang ia lakukan terhadap kebesaran sang raja. Kemudian beliau imam ghozali mengatakan : ”ketika engkau menghadiahkan sholat kepada tuhanmu, maka janganlah engkau menghadiahiNya dengan sifat seperti itu agar engkau tidak mendapat siksaNya ”

Ketahuilah kehidupan kita sehari-hari itu tergantung pada sholat kita ketika sholat yang kita kerjakan baik alias diterima oleh Allah SWT maka berpengaruh dampak yang positif pada diri kita Insya Allah kehidupan kita akan di berkahi oleh Allah dan segala urusan-urusan akan dimudahkan oleh Allah Azza wajalla, karena sholat adalah segala-galnya dan menentukan kita sebagai insan yang hidup didunia yang menjalankan perintahNya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s