Sayyidina Ali Zainal Abidin


Sayyidina Ali Zainal Abidin dilahirkan di Madinah pada hari Kamis tanggal 5 Sya’ban tahun 38 Hijriyah, yaitu pada masa pemerintahan kakeknya Ali Bin Abi Thalib.

Sayyidina Ali Zainal Abidin ialah seorang yang kekhusyu’annya dalam wudhu’, shalat dan ibadah sangatlah menakjubkan. Dalam sehari semalam ia shalat (sunnah) seribu raka’at, yang ia kerjakan sampai akhir hayatnya. Ia sangat takut kepada Allah, sampai-sampai bila ia berwudhu’ maka menjadi pucat dan gemetarlah seluruh anggota badannya. Ketika ditanya, kenapa tuan menjadi demikian? Ia menjawab: Tahukah kalian di hadapan siapakah aku akan berdiri?

Ia juga dikenal dengan sebutan al-Sajjad (yang banyak sujud). Di antara putra Sayyidina Ali Zainal Abidin ialah:

-Muhammad al-Baqir
-Abdullah al-Bahir Thalib.
Ibunya Fathimah binti Hasan bin Ali bin Abi

-Zaid (Sohibul Mazhab Syi’ah Zaidiyah, mempunyai anak Isa dan Yahya)

-Umar al-Asyrof
-Ali
Ibunya bernama Zajlan

-Husein al-Ashgor
(Ibunya bernama Sa’adah)

Keenam nama di atas mempunyai keturunan.
Husein al-Akbar
Qasim
Hasan
Sulaiman
Abdurahman.

Sayyidina Ali Zainal Abidin wafat pada tahun 94 Hijriyah, dalam usia 58 tahun dan dimakamkan di Baqi’.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s